Salah satu daya tarik utama Bitcoin adalah pasokannya yang terbatas, hanya 21 juta koin. Hal ini membuatnya sering dibandingkan dengan emas. Kelangkaan ini menjadi alasan mengapa banyak investor melihat Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan depresiasi mata uang fiat.
Peran Bitcoin dalam ekonomi global semakin kuat seiring dengan adopsi oleh perusahaan besar seperti Tesla, MicroStrategy, dan bahkan negara seperti El Salvador yang menjadikannya legal tender. Ini menandakan pergeseran paradigma tentang apa itu uang dan bagaimana nilai disimpan.
Bagaimana menurut Anda? Apakah Bitcoin akan menjadi mata uang global di masa depan? Kami tunggu komentar dan pandangan Anda di bawah. Sampai jumpa di artikel berikutnya!