Salah satu daya tarik utama Bitcoin adalah pasokannya yang terbatas, hanya 21 juta koin. Hal ini membuatnya sering dibandingkan dengan emas. Kelangkaan ini menjadi alasan mengapa banyak investor melihat Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan depresiasi mata uang fiat.
Bitcoin halving terjadi setiap 4 tahun sekali, di mana imbalan bagi penambang dipotong setengah. Peristiwa ini secara historis memicu kenaikan harga karena pasokan baru yang masuk ke pasar berkurang. Halving berikutnya dijadwalkan pada 2028 dan menjadi sorotan para investor.
Bitcoin bukan sekadar tren, tetapi sebuah revolusi finansial. Apakah Anda siap menjadi bagian dari perubahan? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar dan mari berdiskusi bersama.